Data Storage Management: Pengertian, Contoh dan Fungsi

Berbagai jenis data yang dimiliki perusahaan terus bertambah jumlahnya dengan cepat. Kurangnya kemampuan dalam menyimpan data bisa berdampak negatif pada perusahaan.

Bagaimana cara perusahaan dalam melakukan data storage management sehingga bisa bermanfaat bagi perusahaan?

Selain mempelajari tentang pengertian data storage management, Anda juga akan mempelajari tentang fungsi serta contoh data storage management yang baik.

Pada akhir pembahasan, Anda akan memperoleh informasi tentang perusahaan yang siap membantu Anda dalam mengelola data.

Apa Itu Data Storage Management?

Apa Itu Data Storage Management?
Sumber: unsplash.com

Sebelum kehadiran komputer, data-data tersimpan dalam bentuk fisik berupa catatan atau print out di kertas. Cara ini tentunya akan membutuhkan ruangan yang sangat luas untuk menyimpannya. 

Ditemukannya perangkat komputer dan perangkat pendukung lainnya telah banyak membantu perusahaan untuk menyimpan data secara digital.

Tapi pada masa itu, data belum dapat terkelola dengan baik. Perusahaan menemukan kesulitan untuk mencari data yang mereka butuhkan dengan cepat. 

Namun kemudian kehadiran internet mengubah banyak hal, termasuk dalam penyimpanan data. Disinilah data storage management mengambil peran penting.

Definisi data storage management  adalah proses mengelola data digital secara efektif menggunakan komputer dan perangkat lainnya serta internet. 

Dengan teknologi, penyimpanan data bisa terkelola dengan benar dan juga aman. Karakteristik lainnya adalah Anda bisa mengaksesnya dimana saja.

Contoh Data Storage Management

Contoh Data Storage Management
Sumber: pixabay.com

Ada berbagai tipe data storage. Pemilihan jenis pengelolaan data akan bergantung kepada kebutuhan perusahaan. Beberapa contoh data storage management adalah:

1. File Storage

Contoh yang paling umum dalam mengelola data pada sebuah organisasi adalah dengan menggunakan sistem file storage. Data-data tersimpan secara hirarki dalam folder untuk kemudian tersaji sebagai sebuah informasi. Para penggunanya dapat mengakses data menggunakan lokasi, nama, atau juga melalui link URL.

2. Object Storage

Pada pengelolaan data dengan objek storage, yang dikenal sebagai objek adalah data dan file yang telah terpecah menjadi beberapa bagian informasi. Setiap objek menjadi repository mandiri dengan menggunakan tanda pengenal yang unik untuk mempermudah pengguna dalam mengaksesnya.

4. Software-defined Storage

software-defined storage mengelola data dengan memisahkan data yang berasal dari penyimpanan fisik ke dan penyimpanan berbasis perangkat lunak. Dengan cara ini, Anda dapat mengaksesnya melalui jaringan. 

5. Cloud Storage

Keberadaan cloud computing telah memungkinkan untuk melakukan cloud data storage. Melalui cloud storage, setiap organisasi mampu menyimpan data pada cloud. Pengguna yang memiliki otorisasi dapat mengaksesnya melalui internet. Beberapa contoh cloud storage yang sudah umum termasuk Google dan Microsoft.

6. Block Storage

Block storage memampukan perusahaan untuk mengelola dan menyimpan data menjadi blok-blok yang mandiri atau independen. Pada setiap blok akan memiliki identitas yang unik untuk memastikan keamanan data yang tersimpan. Blok bekerja lebih cepat sehingga cocok untuk data yang banyak. 

Simak Juga:: Sistem Kanban: Pengertian, Contoh, Fungsi, dan Keuntungan

Bagaimana Fungsi Data Storage Management

Bagaimana Fungsi Data Storage Management
Sumber: unsplash.com

Ketika Anda memutuskan untuk menggunakan data storage management, tentu yang ingin Anda ketahui adalah bagaimana fungsinya. Seberapa besar fungsinya akan memberikan dampak positif kepada perusahaan atau organisasi Anda. Secara garis besar, ada beberapa fungsi dari data storage management, yaitu: 

1. Performance and Reliability

Tujuan penggunaaan data storage management adalah untuk mengelola data dengan cepat dan akurat. Kecepatan dan kemudahan dalam menggunakan dalam mengakses data dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas karyawan.

2. Security and Data Protection

Keamanan dan perlindungan data bisa Anda dapatkan dengan membatasi akses melalui proses otentifikasi. Anda juga harus memiliki security management dengan menggunakan enkripsi ketika mengirimkan dan menyimpan data. Jangan lupa untuk selalu melakukan backup data.

3. Control and Compliance

Penting bagi perusahaan untuk dapat mengendalikan data dan juga tetap mengikuti regulasi tentang ketersediaan data. Dengan kebijakan yang tepat, perusahaan tetap dapat memegang kendali atas datanya, tetapi juga bisa mengikuti aturan yang ada.

Bagaimana Cara Kerja Data Storage Management

Bagaimana Cara Kerja Data Storage Management
Sumber: Deltadata Mandiri

Cara kerja data storage management adalah dengan melibatkan  berbagai perangkat, baik itu perangkat lunak dan juga perangkat keras. Beberapa perangkat keras yang berfungsi adalah server dan storage arrays.

Dengan menggunakan data storage management, masalah kinerja seperti menganalisa kapasitas penyimpanan secara real-time dapat teratasi. Bagian admin dapat merelokasi sumber penyimpanan agar dapat memenuhi kebutuhan penyimpanan bisnis Anda.

Data storage management juga termasuk melakukan analisa traffic, manajemen memori, proses otomasi, replikasi dan juga network virtualization. Ketika Anda menggunakan software untuk data storage management yang tepat, Anda bisa dengan mudah mengetahui segala hal terkait penyimpanan data.

Termasuk di dalamnya adalah informasi tentang jumlah memori yang masih tersedia dan melacak penyimpanan. Anda juga bisa mendapatkan laporan tentang aktivitas penyimpanan.

Karena pentingnya data, Anda membutuhkan software atau perangkat lunak dari perusahaan yang berpengalaman. Delta Data Mandiri hadir memberikan solusi dengan data storage management software terbaik. 

Delta Data Mandiri juga memberikan konsultasi untuk membantu melakukan transformasi digital secara efektif. Bila organisasi Anda membutuhkan  data storage management dan transformasi digital, maka Anda dapat mengunjungi Delta Data Mandiri sekarang.